Beranda » Uncategorized » diksi

diksi

Untuk menyampaikan sesuatu pada bahasa Indonesia didiksikan lain dengan “diutarakan”? Mengapa bukan: diselatankan, ditimurkan, atau dibaratkan? Apakah pernah suatu waktu, setiap kali hendak menyampaikan sesuatu kita harus menghadap ke utara? Atau penyampaian itu seumpama terbang-melayang ke utara?

Lalu, untuk mengumpamakan sesuatu pada bahasa Indonesia didiksikan lain dengan “diibaratkan”? Mengapa bukan: diutarakan, ditimurkan, atau diselatankan? Apakah perumpamaan itu selalu ke barat, yang mana bersebrangan dengan timur? Tapi kenapa jika hendak memadankan sesuatu kita tidak menggunakan “menimurkan” atau “ditimurkan”, atau “menimuri”?

Apakah pembentukan kata-kata itu semirip dengan “cathing” (menangkap) pada bahasa Ingris? Di mana kata itu diambil sebagaimana “saat kucing menerkam mangsanya”?

*hehehe…sebenarnya ini status saya bikin kemarin, saat siang yang panas, nyari es kelapa gak nemu, saya jadi dehidrasi, lalu berhalusinasi yang bukan-bukan?*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s